Perlu diketahui, mulai tahun akademik 2021/2022 bantuan biaya hidup dari KIP Kuliah ditetapkan berdasarkan perhitungan

Tak hanya bisa digunakan saat mendaftar di Perguruan Tinggi Negeri (PTN), KIP Kuliah juga bisa digunakan di Perguruan Tinggi Swasta.

Berikut keunggulan yang akan didapatkan oleh penerima KIP Kuliah:

  1. Pembebasan biaya pendaftaran SNMPB
  2. Pembebasan biaya kuliah yang akan dibayarkan langsung ke rtp live slot perguruan tinggi tempat mahasiswa menempuh pendidikan
  3. Bantuan biaya hidup

Perlu diketahui, mulai tahun akademik 2021/2022 bantuan biaya hidup dari KIP Kuliah ditetapkan berdasarkan perhitungan besaran indeks harga
lokal dari masing-masing wilayah Perguruan Tinggi.

Biaya hidup mahasiswa diberikan dalam 5 klaster wilayah dengan biaya hidup mulai dari Rp800 ribu, Rp950 ribu, Rp1,1 juta, Rp1,25 juta dan Rp1,4 juta per bulan.

Berikut besaran dana KIP Kuliah yang diberikan untuk masing-masing klaster: KLIK DI SINI.

Adapun, dilansir dari laman Kemenkeu, pada 2023, KIP Kuliah akan diberikan untuk sebanyak 976.700 mahasiswa.

976.700 mahasiswa yang akan mendapatkan KIP Kuliah merupakan peserta didik perguruan tinggi swasta dan negeri yang berada di bawah naungan Kemdikbud Ristek (908,900 mahasiswa) dan Kemenag (67,800 mahasiswa).

Untuk mendaftar KIP Kuliah, mahasiswa perlu memenuhi persyaratan kriteria di bawah ini:

  1. Pernah menjadi penerima Program Indonesia Pintar (PIP) dibuktikan dengan kepemilikan kepemilikan Kartu Indonesia Pintar (KIP).
  2. Berasal dari keluarga peserta bahasa-bahasa.com Program Keluarga Harapan (PKH) Kemensos.
  3. Berasal dari keluarga pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
  4. Mahasiswa berasal dari panti sosial atau panti asuhan.
  5. Keluarga mahasiswa masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kemensos.

Sebagai catatan, jika calon penerima tidak memenuhi salah satu dari 5 kriteria di atas, maka dapat tetap mendaftar untuk mendapatkan KIP Kuliah selama memenuhi persyaratan tidak mampu secara ekonomi sesuai dengan ketentuan.

Dibuktikan dengan pendapatan kotor gabungan orang tua/wali paling banyak Rp4 juta setiap bulan atau pendapatan kotor gabungan orang tua/wali dibagi jumlah anggota keluarga paling banyak Rp750.000.

Syarat lain yang harus dipenuhi adalah:

  1. Penerima KIP Kuliah Merdeka adalah lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), atau bentuk lain yang sederajat yang lulus pada tahun berjalan atau maksimal lulus 2 (dua) tahun sebelumnya.